Seismocardiography (SCG): “Seismograf” untuk Jantung
Penulis: Michal Barodkin
Seismocardiography (SCG) adalah metode non-invasif untuk merekam getaran halus di dinding dada yang disebabkan oleh aktivitas mekanik jantung.
Secara sederhana, ini seperti memasang alat deteksi gempa mini di dada untuk “merasakan” setiap detak jantung.

Jika EKG mengukur sinyal listrik, SCG mengukur gerakan mekanik: detakan dan gerakan katup jantung.
Bagaimana SCG Bekerja
Untuk merekam SCG, sensor gerak di HP digunakan untuk mendeteksi gerakan mikro pada setiap siklus jantung.

Setiap detakan menghasilkan gelombang unik yang sesuai dengan kejadian seperti kontraksi jantung.
Ritme SCG mengikuti EKG, memungkinkan pemantauan kekuatan kontraksi yang sebenarnya.
SCG dan EKG saling melengkapi. EKG unggul di sinyal listrik, SCG memberikan info performa pompa jantung.

SCG bisa mengungkap masalah katup yang mungkin tidak terlihat jelas pada EKG biasa.
Dalam praktiknya, keduanya sering direkam bersamaan untuk gambaran kesehatan yang lengkap.

Penelitian menunjukkan bahwa menambahkan SCG membantu deteksi masalah jantung lebih akurat.
HP modern sekarang bisa menangkap sinyal ini, memudahkan pemantauan from rumah.

Singkatnya, SCG menawarkan pandangan “stetoskop mekanik” tanpa alat tambahan yang rumit.
Bukti Klinis
Efektivitas SCG didukung oleh banyak penelitian ilmiah yang terus berkembang.
Diagnostik Berbasis AI
Studi tahun 2023 menunjukkan SCG dengan AI bisa mendiagnosa masalah katup dengan akurasi 95%.
Read the study ↗Pemantauan Jarak Jauh
Studi SEISMIC-HF 1 tahun 2024 menunjukkan sensor SCG bisa membantu memantau pasien gagal jantung.
Read the study ↗Untuk riset terbaru, kunjungi proyek OpenSCG.
Jelajahi data riset di OpenSCG.org ↗Riset Kami
Penelitian kami tentang diagnosa lewat HP menjadi dasar teknologi deep learning kami.